Olehkarena kalsium dianggap sangat penting, sel mengaturnya dengan ketat. Mitokondria dalam hal ini berperan menyerap ion kalsium dan menahannya dengan cepat sampai saatnya kalsium dibutuhkan. seringkali antara 0,75 hingga 3 mikrometer dan tidak terlihat di bawah mikroskop kecuali jika diwarnai. Tidak seperti organel lain (organ mini di
B5dC. Ternyata, proses pembuatan telur asin menggunakan prinsip difusi dan osmosis yang melalui membran sel, lho. Apa itu membran sel? Apa fungsi membran sel? Ada apa saja komponen penyusunnya? Temukan jawabannya di sini, ya! Coba tebak, ini gambar apa? Ini gambar telur asin, guys. Arsip Zenius Telur asin itu terbuat dari apa, sih? Sebelumnya, elo sudah pernah praktik membuat telur asin belum? Dulu gue pernah praktik membuat telur asin di sekolah, dan berhasil! Bahan utamanya sudah pasti telur bebek, ya. Selain telur, kira-kira apa lagi? Garam? Abu gosok? Batu bata? Setelah praktikum, gue penasaran, gimana caranya telur yang direndam dalam abu gosok dan garam menjadi asin. Elo juga penasaran nggak, sih, gimana cara kerja pembuatan telur asin? Ternyata, proses pembuatan telur asin itu menggunakan prinsip difusi, guys. Difusi merupakan pergerakan partikel dari lokasi yang konsentrasi partikelnya tinggi ke lokasi yang konsentrasi partikelnya rendah. Penasaran gimana prinsip tersebut diaplikasikan terhadap telur asin? Elo bisa menemukan jawabannya di bawah ini. Tapi, sebelum ke situ, elo perlu mengenal dulu yang namanya membran sel. Apa Itu Membran Sel?Fungsi Membran SelLalu, Apa Hubungannya dengan Telur Asin?Komponen Penyusun Membran SelContoh Soal dan Pembahasan Membran Sel Apa Itu Membran Sel? Kalau elo masih asing dengan istilah membran sel, apakah elo familiar dengan istilah membran plasma? Keduanya memiliki arti yang sama, ini dia pengertian membran sel. Membran sel atau membran plasma merupakan membran semipermeabel tipis yang mengelilingi sitoplasma untuk melindungi bagian dalam sel. Apa yang dimaksud dengan semipermeabel? Mengapa membran sel bersifat semipermeabel? Sifat membran sel adalah permeabel, impermeabel, semipermeabel atau selektif permeabel. Karakteristik membran sel yang permeabel artinya zat atau cairan bisa melewatinya. Sebaliknya, impermeabel artinya zat atau cairan nggak bisa melewatinya. Lalu, bagaimana dengan sifat membran sel yang selektif permeabel? Dari namanya saja sudah terlihat ya, yaitu “selektif” yang artinya penyaringan dan “permeabel” yang artinya zat bisa masuk melewatinya. Jadi, semipermeabel merupakan penyaringan beberapa molekul atau zat yang bisa dan nggak bisa melewati membran sel. Membran sel bersifat selektif permeabel sehingga dapat berfungsi untuk mengontrol transportasi zat yang keluar dan masuk sel. Nah, di dalam membran sel itu ada transpor pasif nggak membutuhkan energi dan transpor aktif membutuhkan energi. Penasaran seperti apa jalannya transportasi zat dalam membran sel? Elo bisa mempelajari lebih lanjut dengan nonton video belajar Zenius di sini. Oh iya, perlu elo ketahui juga bahwa membran sel terdapat pada semua sel. Jadi, itu letak perbedaan membran sel dan dinding sel. Membran sel ada di semua sel, baik hewan maupun tumbuhan. Sedangkan, dinding sel hanya ada pada sel tumbuhan. Lalu, apa saja fungsi membran sel? Baca Juga Organel Sel – Pengertian, Macam, Ciri, Struktur, dan Fungsinya Fungsi membran sel yang utama adalah untuk melindungi keutuhan bagian dalam sel. Kalau dipikir-pikir, kerja si membran sel ini seperti gerbang, guys. Ia mengelilingi setiap sel hidup, ia juga membatasi sel dari lingkungan di sekitarnya. Jadi, membran sel ini akan membiarkan zat tertentu masuk ke dalam sel, di sisi lain juga menahan zat lain supaya nggak keluar. Kenapa sel harus dijaga? Perlu elo ketahui bahwa sel itu merupakan unit struktural fungsional terkecil yang menyusun suatu organisme. Meskipun kecil, namun perannya nggak main-main bagi suatu organisme. Penting banget! Sedangkan, di luar sel itu terdapat ion, asam, dan alkali yang beracun bagi sel. Bahaya, kan? Ya, walaupun nggak sedikit juga nutrisi dari luar yang harus diserap oleh sel untuk tetap hidup dan tumbuh. Oleh karena itu, membran sel punya fungsi ganda pertama, gerbang transportasi nutrisi dan limbah nutrisi masuk, limbah keluar; kedua, menopang dan membantu mempertahankan bentuk sel. Lalu, Apa Hubungannya dengan Telur Asin? Kita balik lagi ke proses pembuatan telur asin, ya. Kurang lebih seperti ini gambaran membuat telur asin. Arsip Zenius Secara garis besar, proses pembuatannya itu dengan merendam atau menyelimuti telur bebek dengan campuran abu gosok atau batu bata yang sudah dihaluskan bersama dengan garam dan air. Nah, dari situ lama-lama terjadilah difusi. Karena, di campuran serbuk batu bata tadi garamnya ada banyak, sedangkan di dalam telur hanya ada kandungan garam sedikit. Maka, sesuai dengan prinsip difusi—pergerakan partikel dari konsentrasi tinggi ke rendah—garam akan menembus pori-pori yang ada di cangkang dan meresap ke dalam melewati membran telur, hingga ke kuning telurnya. Artinya, ada transportasi nutrisi dan limbah pada membran sel telur. Ion, molekul, dan senyawa tertentu masuk ke dalam membran sel telur hingga membuat telur menjadi asin. Sebaliknya, ion, molekul, dan senyawa tertentu yang sudah nggak dibutuhkan, dikeluarkan dari sel telur. Pernah, kan, elo memperhatikan kuning telur asin itu “masir” atau agak kasar gitu? Karena, kuning telur mengandung banyak garam. Selain itu, elo juga memperhatikan putih telurnya, nggak? Yap betul, putih telur asin lebih kenyal dibandingkan dengan telur rebus biasa, iya kan? Di situ ada prinsip osmosis. Jadi, molekul air keluar melewati membran telur. Baca Juga Rumus Osmosis dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari Komponen Penyusun Membran Sel Komponen utama membran sel adalah fosfolipid. Umumnya, lipid bisa menyusun 20-80% membran sel, sisanya adalah protein. Nggak percaya? Nih, elo bisa lihat komponen membran sel dalam gambar berikut ini. Seperti ini penampakan membran sel. Arsip Zenius Berdasarkan gambar di atas, gue akan menjelaskan struktur dan fungsi membran sel supaya elo makin mengenal si membran sel ini. 1. Fosfolipid Struktur membran sel berupa dua lapis fosfolipid yang disebut dengan lipid bilayer. Bagian atas atau kepalanya bersifat hidrofilik suka air dan bagian ekornya bersifat hidrofobik takut air. Saling melengkapi banget, nggak, tuh? Lalu, apa fungsi dari protein dan lipid pada membran sel? Oke, akan gue bahas. Fungsi lipid pada membran sel adalah untuk membantu memberikan kelenturan membran. Kemudian, protein berfungsi untuk memantau dan menjaga iklim kimiawi sel, sekaligus membantu mentransfer molekul dalam melintasi membran. 2. Kolesterol Pada gambar, elo melihat ada kolesterol, kan? Kenapa ada kolesterol pada membran sel? Kolesterol merupakan komponen lipid lain dari membran sel hewan—jadi nggak ditemukan di sel tumbuhan, ya. Molekul kolesterol tersebut secara selektif tersebar di antara fosfolipid. Fungsinya apa? Untuk membantu menjaga kelenturan membran sel dengan mencegah fosfolipid supaya nggak terlalu rapat. 3. Glikolipid Glikolipid terletak pada permukaan membran sel. Ia juga memiliki rantai gula karbohidrat gugus gula yang melekat. Fungsinya untuk apa? Glikolipid berfungsi untuk membantu sel dalam mengenali sel-sel lainnya dari tubuh. Bisa dibilang, glikolipid ini berperan pada interaksi sel dan lingkungannya. Semacam panitia ospek, nggak, sih? 4. Glikoprotein Glikoprotein juga punya rantai karbohidrat yang melekat padanya. Nggak seperti glikolipid yang ada di permukaan membran sel, glikoprotein tertanam dalam membran sel. Fungsinya untuk membantu komunikasi antarsel dan transportasi molekul melintasi membran. 5. Protein Integral dan Protein Periferal Elo lihat ada protein yang tertanam dalam lapisan ganda fosfolipid, kan? Nah, itu merupakan protein integral. Protein ini tertanam dalam lapisan ganda fosfolipid. Jadi, protein integral itu menyisip di antara membran yang terbentang dari atas sampai bawah secara permanen, sudah seperti bagian dari membran itu sendiri. Nah, sedangkan protein periferal itu hanya menempel sementara pada lapisan membran. Fungsinya sebagai transpor elektron pada pembentukan energi. Kalau berhubungan sama energi, artinya peranannya ada pada transpor aktif. Paham ya sampai sini? Mau lanjut belajar mengenai pengertian, struktur, dan fungsi membran sel? Elo bisa nonton video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini. Contoh Soal dan Pembahasan Membran Sel Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi pengertian, struktur, dan fungsi membran sel, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot! Contoh Soal 1 Membran sel bersifat impermeabel terhadap zat-zat berikut kecuali…. A. Pati. B. Polisakarida. C. Protein. D. Asam amino. E. Glikogen. Jawab E. Glikogen. Pembahasan Impermeabel merupakan membran yang memungkinkan zat atau cairan nggak bisa melewatinya. Ia hanya bisa dilewati oleh air dan beberapa molekul lembut seperti gas, glukosa, asam amino, asam lemak, gliserol, dan berbagai ion. Contoh Soal 2 Membran sel sangat penting karena alasan di bawah ini kecuali…. A. Bersifat diferensial permeabel. B. Mengendalikan pertukaran zat antara sel. C. Menjadi pembatas antara isi sel dan lingkungan luarnya. D. Menjadi pembatas antara sitoplasma dan nukeloplasma. E. Sebagai reseptor. Jawab A. Bersifat diferensial permiabel. Pembahasan Pada uraian di atas, elo sudah mengetahui sifat membran sel, yaitu permeabel, impermeabel, dan semi permeabel. Nah, pada poin-poin di atas, hanya poin A yang nggak mendefinisikan membran sel. Sedangkan, poin lainnya merupakan fungsi dari membran sel. Baca Juga Siklus Sel, Tahapan & Fase pada Manusia ***** Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang pengertian, struktur, dan fungsi membran sel? Pastikan pemahaman elo udah mantap ya, karena materi ini sering muncul di UTBK. Zenius juga udah siapin playlist video belajar materi UTBK Biologi lainnya di link berikut. Materi UTBK Biologi Elo juga bisa menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi Biologi, termasuk pengertian dan fungsi membran sel dengan ikut try out Zenius. Caranya gampang, elo tinggal klik link di bawah ini, ya! Try Out bareng Zenius Dan biar belajar elo makin komplet, elo bisa berlangganan paket belajar Zenius yang banyak banget pilihannya, udah kita sesuaikan sama berbagai kebutuhan belajar. Klik gambar di bawah ini ya untuk info lengkapnya! Referensi Cell Membrane Function and Structure — ThoughtCo 2019.
Pengertian dan Fungsi Membran Sel – Lapisan terluar dari tubuh adalah kulit, sedangkan lapisan paling luar sel dinamakan sebagai membran sel. Membran sel jarang diketahui fungsi serta kegunaannya. Meskipun sama-sama bagian yang paling luar, fungsi keduanya sangat berbeda. Membran sel adalah salah satu bagian sel yang memiliki fungsi sangat penting. Banyak fungsi-fungsi dari membran sel yang berhubungan dengan kinerja tubuh. Artikel ini akan membahas mengenai pengertian serta fungsi dari membran sel. Pengertian Membran SelFungsi Membran Sel1. Melindungi sel2. Menyelubungi sel3. Interaksi antar sel4. Mengatur pertumbuhan sel5. Transfer Informasi6. Sebagai perantara zat7. Pembawa reseptor8. Transportasi lintas membran sel9. Penyediaan Enzim10. Memberi Sinyal11. Tempat berlangsung reaksi kimia12. Mencegah bakteri dan virusRekomendasi Buku & Atikel Terkait Membran SelKategori Ilmu BiologiMateri Biologi Kelas 12 Membran sel atau membran plasma adalah sebuah struktur selaput tipis yang menyelubungi sebuah sel. Selaput tersebut akan membatasi keberadaan sebuah sel. Selain itu, akan memelihara perbedaan pokok antara isi sel dan lingkungannya. Akan tetapi, membran sel itu tidak sekadar sebuah penyekat pasif saja. Melainkan sebuah filter yang mempunyai kemampuan untuk memilih. Memilih bahan-bahan yang melintas dengan tetap memelihara perbedaan kadar ion dari luar dan dari dalam sel. Bahan-bahan yang dibutuhkan oleh sel bisa masuk. Sedangkan bahan-bahan yang termasuk limbah sel dapat keluar melintasi sel. Baca juga Pembelahan Sel Fungsi Membran Sel Membran sel memiliki peran penting pada makhluk hidup, berikut ini adalah fungsi-fungsi dari membran sel 1. Melindungi sel Membran sel memiliki fungsi untuk melindungi sel. Fungsi ini merupakan fungsi paling utama dari membran sel. Membran sel akan melindungi keutuhan bagian dalam pada sel. Caranya adalah dengan membiarkan zat tertentu masuk ke dalam sel tersebut. Di samping itu, zat-zat lain akan ditahan supaya tidak keluar. Dalam hal ini, membran sel akan menjadi sebuah penghalang. Selain itu, membran sel akan menjaga unsur-unsur sel yang akan masuk. Serta zat-zat lain yang tidak diinginkan keluar. 2. Menyelubungi sel Fungsi selanjutnya dari membran sel adalah untuk menyelubungi sel. Membran sel adalah selaput berkelanjutan dan tidak putus. Membran sel akan memberikan batas sekaligus menyelubungi suatu ruangan yang disebut kopertemen. Seluruh isi sel akan diselubungi oleh membran sel. Selain itu, ada membran sel yang bertugas untuk membatasi nukleus dan ruang-ruang di dalam sitoplasma. Membran sel juga berfungsi sebagai penghalang yang tangguh. Melalui adanya membran sel, akan memungkinkan beberapa zat terlarut lewat dan tetap menghalangi yang lain. 3. Interaksi antar sel Membran sel bertanggung jawab terhadap interaksi antara satu sel dengan sel lainnya. Hal ini terjadi pada organisme yang memiliki banyak sel. Alat-alat pada tubuh, umumnya terdiri atas berbagai macam sel yang beragam. Sel-sel tersebut harus bekerja sama sehingga dapat menjalankan fungsinya secara keseluruhan. Membran sel me,perilakan sel untuk saling mengenal. Setelah itu, akan saling bertukar informasi dan substraksi. Hal tersebut terjadi dengan tidak memandang apakah sel sudah dipakai pada tempat-tempat tertentu, seperti dari sebuah jaringan. Biologi Molekuler Sel Buku Biologi Molekuler Sel ini menjadi salah satu sumber referensi sebagai bacaan dalam mempelajari seluk-beluk sel secara terinci. Dimulai dari konsep hingga penjelasan struktur sel pada makhluk hidup, buku ini dilengkapi berbagai gambar yang membantu pembaca dalam memahami teks. 4. Mengatur pertumbuhan sel Fungsi selanjutnya dari membran sel adalah sebagai pengatur pertumbuhan sel. Pengaturan ini dilakukan melalui keseimbangan antara endositosis dan eksositosis. Di dalam endositosis, lipid dan protein akan dikeluarkan dari membran sel. Hal ini terjadi ketika zat diinternalisasi. Sementara pada eksositosis, vesikel yang memiliki kandungan protein dan lipid akan menyatu. Hal itu terjadi dengan membran sel yang meningkatkan ukuran selnya. 5. Transfer Informasi Membran sel juga memiliki peran dalam mentransfer informasi antara sel satu dengan sel lainnya. Di dalam membrane, terdapat sebuah reseptor. Reseptor adalah sesuatu yang mampu melakukan kombinasi dengan molekul tertentu dengan bentuk sesuai. Seperti yang selalu berkombinasi dengan sebuah subtract yang sesuai. Akan tetapi, sel yang berbeda memiliki membran yang mempunyai reseptor yang berbeda pula. Hal ini yang menyebabkan bermacam-macam reseptor yang akan berkombinasi dengan berbagai ligand. Ligand adalah sebuah molekul atau ion. Ligand dapat berkombinasi dengan reseptor yang ada di dalam membran. 6. Sebagai perantara zat Zat terlarut yang ingin keluar akan diperantarai oleh membran sel. Hal inilah yang membuat membran sel memiliki fungsi sebagai perantara. Kemampuan dari membran plasma meluluskan substansi tertentu supaya dapat masuk ke dalam sel, atau keluar dari sel. Akan tetapi, akan membatasi pergerakan substansi tertentu yang disebut permeabilitas selektif. Sebuah membran dikatakan permeabel terhadap sebuah substansi tersebut. 7. Pembawa reseptor Fungsi selanjutnya dari membran sel adalah sebagai pembawa reseptor. Membran plasma akan membawa reseptor, yang termasuk tempat pelekatan untuk zat-zat tertentu yang telah berinteraksi dengan sel. Setiap reseptor disusun untuk mengikat zat-zat tertentu. Contohnya seperti reseptor permukaan membran yang membuat suatu perubahan pada bagian dalam. Seperti enzim yang terdapat pada jalur metabolisme. Jalur metabolisme ini memiliki peran penting untuk menyediakan energi bagi sel dan membuat zat khusus bagi sel. Selain itu, dapat juga memecah limbah seluler atau racun yang harus dibuang. 8. Transportasi lintas membran sel Salah satu bagian penting yang berkelanjutan dari kehidupan sel adalah membuang limbah serta mengambil nutrisi. Hal-hal tersebut harus membran sel. Substansi-substansi tertentu misalnya, harus bergerak masuk ke dalam sel. Hal itu dilakukan untuk menyokong sel tersebut agar bisa tetap hidup. Akan tetapi, situasi sebaliknya dapat terjadi. Zat-zat buangan yang sudah dihasilkan dari metabolisme sel harus dikeluarkan dari sel tersebut. Tujuannya supaya dapat dibuang keluar tubuh. pergerakan substansi dapat dilakukan dengan cara aktif atau cara pasif. 9. Penyediaan Enzim Di dalam membran terdapat sistem enzim, sistem enzim tersebut dinamakan adenilsiklase. Adenilsiklase berada pada hampir seluruh jaringan mamalia, kecuali pada sel darah merah. Aktivasi terhadap adenilsiklase akan menimbulkan perubahan ATP menjadi adenosin monosofastat siklik atau cAMP yang ada di dalam sel. Meningkatnya jumlah cAMP di dalam sel selanjutnya akan memberikan pengaruh pada respons fisiologik dari sel. Contohnya seperti sistem enzim yang menjadi aktif. Selain itu, akan terjadi pula perubahan permeabilitas membran terhadap substansi-substansi tertentu. Hal lain yang akan terjadi yaitu sintesa atau sekresi hormone. Serta terjadinya sintesis protein. 10. Memberi Sinyal Di dalam hal komunikasi sel dan persinyalan, membran sel juga memiliki peran penting. Membran memiliki kandungan dari beberapa protein yang tertanam. Sehingga dapat mengikat molekul yang ditemukan dari luar sel. Serta menyampaikan pesan ke dalam sel-sel. Saat sebuah molekul mengikat reseptor yang dijadikan target pada membran, ia akan memulai jalur transduksi sinyal. Hal itu terjadi di dalam sel yang mentransmisikan sinyal pada molekul yang sesuai. Sebagai sebuah hasil dari jalur pensinyalan yang seringkali mengalami kompleks ini, sel juga dapat membuat tindakan. Tindakan-tindakan tersebut ditentukan oleh molekul persinyalan. Contohnya seperti menghentikan atau membuat produksi beberapa protein tertentu. 11. Tempat berlangsung reaksi kimia Fungsi selanjutnya dari membran sel adalah sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia. Reaksi kimia tersebut terjadi di dalam sel. Terdapat banyak reaksi kimia yang tubuh butuhkan. Hal tersebut dikarenakan beberapa reaksi kimia di antaranya terjadi di dalam bagian membran sel. Komik Aku Suka Sains Tubuh Manusia Buku ini menceritakan pengalaman 3 makhluk luar angkasa yang berkunjung ke Bumi dan tersesat masuk ke dalam tubuh manusia. Mereka menjelajahi bagian tubuh manusia, sambil mengenalkan kepada anak-anak fungsi setiap organ tubuh. Buku komik ini akan membantu anak-anak senang belajar sains. 12. Mencegah bakteri dan virus Membran sel memiliki tugas untuk menjaga komponen-komponen sel supaya tetap terisolasi dari lingkungan luar. Komponen intraseluler dari lingkungan ekstraseluler yang sudah terpisah dari fungsi membran sel sudah membuat berbagai ancaman. Ancaman-ancaman tersebut dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Akan tetapi, hal itu akan dikendalikan secara penuh oleh tubuh. Contohnya seperti virus yang berasal dari luar. Atau bakteri jahat yang menyerang tubuh. Virus atau bakteri tersebut dapat menimbulkan penyakit. Namun serangan itu dapat segera dicegah oleh membran sel. Itulah beberapa informasi mengenai membran sel yang memiliki peran serta fungsi penting di dalam tubuh. Temukan informasi menarik lainnya di Gramedia sebagai SahabatTanpaBatas akan selalu memberikan rekomendasi buku terbaik untuk para Grameds. Sma/Ma Biologi Buku Peminatan Mipa Premium K13-R Penyajian materi dalam buku ini meliputi pemaparan konsep dasar, pengayaan, aplikasi Biologi dalam kehidupan sehari-hari, latihan soal, dan banyak kegiatan siswa yang bisa memperkuat pemahaman dalam mempelajari setiap materi dalam buku ini. Rekomendasi Buku & Atikel Terkait Membran Sel Penulis Wida Kurniasih Sumber dari berbagai sumber ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Membran sel sangat penting karena alasan dibawah ini, kecuali mengendalikan pertukaran zat antar sel. menjadi pembatas antara isi sel dengan lingkungan luarnya. bersifat diferensial permeabel. menjadi pembatas antara sitoplasma dan nukleoplasma. Jawabannya adalah c. bersifat diferensial permeabel. Membran sel sangat penting karena alasan dibawah ini, kecuali bersifat diferensial permeabel. Penjelasan dan Pembahasan Jawaban a. mengendalikan pertukaran zat antar sel menurut saya ini salah, karena sudah menyimpang jauh dari apa yang ditanyakan. Jawaban b. menjadi pembatas antara isi sel dengan lingkungan luarnya menurut saya ini juga salah, karena setelah saya cek di situs ruangguru ternyata lebih tepat untuk jawaban pertanyaan lain. Jawaban c. bersifat diferensial permeabel menurut saya ini yang benar, karena sudah tertulis dengan jelas pada buku dan catatan rangkuman pelajaran. Jawaban d. menjadi pembatas antara sitoplasma dan nukleoplasma menurut saya ini malah 100% salah, karena tadi saat coba cari buku catatan, jawaban ini cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa kita simpulkan bahwa pilihan jawaban yang paling benar adalah c. bersifat diferensial permeabel.. Jika masih ada pertanyaan lain, dan masih bingung untuk memilih jawabannya. Bisa tulis saja dikolom komentar. Nanti saya bantu memberikan jawaban yang benar.
membran sel sangat penting karena alasan dibawah ini kecuali